Keberagaman suku bangsa di indonesia merupakan kekayaan luhur yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa.ragam budaya,adat, dan tradisi mengisi tiap jengkal bumi nusantara.namun, sekarang budaya lokal semakin tergerus karena generasi muda yang seharusnya menjadi pewaris lebih condong terhadapat budaya-budaya asing yang baru.fanatisme terhadap budaya mulai hilang dan cenderung membenci kebudayaan luhurnya. Lombok sebagai salah satu lumbung kebudayaan nasional mulai mengalami penurunan terhadap apresiasi dan pelestarian budaya,disebabkan arus globalisasi yang terus menghantam gumi sasak tercinta.Maka diperlukan suatu bentuk kecintaan,pengabdian,dan pelestarian budaya yang berwujud PIAGAM.. Pada tanggal 26 Desember 2015 tokoh -tokoh masyarakat dan penggagas piagam gumi sasak yaitu Dr. H. L., Agus Fathurraman, dengan maksud agar orang sasak tau jati dirinya, secara independen tanpa bantuan pemerintah mencetuskan pernyataan sikapnya, yang disebut sebagai Piagam Gumi S...