Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2017

PIAGAM GUMI SASAK

Keberagaman suku bangsa di indonesia merupakan kekayaan luhur yang diwariskan oleh nenek moyang bangsa.ragam budaya,adat, dan tradisi mengisi  tiap jengkal bumi nusantara.namun, sekarang budaya lokal semakin tergerus karena generasi muda yang seharusnya menjadi pewaris lebih condong terhadapat budaya-budaya asing yang baru.fanatisme terhadap budaya mulai hilang dan cenderung membenci kebudayaan luhurnya. Lombok sebagai salah satu lumbung kebudayaan nasional mulai mengalami penurunan terhadap apresiasi dan pelestarian budaya,disebabkan arus globalisasi yang terus menghantam gumi sasak tercinta.Maka diperlukan suatu bentuk kecintaan,pengabdian,dan pelestarian budaya yang berwujud PIAGAM.. Pada tanggal 26 Desember 2015 tokoh -tokoh masyarakat dan penggagas piagam gumi sasak yaitu  Dr. H. L., Agus Fathurraman, dengan maksud agar orang sasak tau jati dirinya, secara independen tanpa bantuan pemerintah mencetuskan pernyataan sikapnya, yang disebut sebagai Piagam Gumi S...

Gendang Beleq, Salah satu Kearifan Lokal Suku Sasak Lombok

  Lombok adalah salah satu objek wisata yang paling diminati wisatawan nusantara maupun Mancanegara. Selain itu lombok menyimpan berbagai keunikan Budaya dan tradisi, salah satunya Gendang Beleq. Gendang beleq adalah salah satu musik tradisional Suku Sasak Lombok yang dimainkan secara berkelompok kurang lebih 13 sampai 17 orang drngan membawa alat musik diantaranya, dua Gendang Beleq ( gendang mama dan gendang nine ), reong, prembak baleq, prembak kodeq, petuk, gong besar, gong penyelak, gong oncer,dan lelontek. Dalam pertunjukannya alat musik tersebut dimainkan secara kompak dan padu sehingga menghasilkan suara yang indah dan enak untuk didengar. Gendang Beleq bersal dari dua suku kata yaitu "Gendang" merupakan alat itu sendiri dan "Beleq" memiliki arti besar, alat tradisional suku Sasak ini dulunya digunakan untuk penyemangat prajurit sekaligus mengiringi keberangkatan prajutit. Namun seiring berjalannya waktu dan zaman, gendang beleq ini sekarang menjadi peng...